Saturday, August 11, 2018

Change







Assalamualaiku wr.wb
Sebelumnya saya bingung mau bikin konten blog yang seperti apa, tapi saya ingin membuat konten yang bermanfaat dan membuat pembaca termotivasi.
Jadi akhirnya saya memutuskan untuk menceritakan tentang diri saya dan menceritakan apa yang sedang terjadi pada saya.

Selamat Membaca…

Nama saya Zalva Hijatul Arkani biasa dipanggil Zalva tapai kalau di rumah saya sering di panggil Mput entah panggilan apa itu jauh dari nama asli saya. Saya lahir pada tannga 2 Juli 2000 ya sekarang umur saya sudah 18 tahun, umur yang sudah cukup dewasa.

Saya sekarang sedang ingin merubah diri saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi terutama untuk soal ibadah, sangat ingin. Siapa sih yang gak mau punya ibadah yang baik dan selalu taat.
Mungkin orang sering sebut ini dengan kata "hijrah" tapi saya tidak mau menyebutnya dengan kata itu karena menurut saya itu berat harus sungguh- sungguh, bukan berarti saya tidak sungguh- sungguh hanya saja untuk berubah secara cepat saya yakin itu sulit dan semua pasti butuh proses yang pelan- pelan. 
Kenapa saya ingin?
saya akan ceritakan secara detail,

Sekitar bulan lalu mungkin, selama 1 minggu saya selalu gelisah. Makan gak enak, tidur aja ga enak, bahkan saat sholat pun saya gelisah. Ingin menangis tapi gak tahu kenapa benar- benar gelisah. Pas tidur saya gamau tidur gelisah takut pas saya bangun saya sudah ada dalam alam yang beda bukan dunia lagi dan faktanya saya belum punya bekal yang menjamin masuk surga. Padahal katanya ya kalua kita gelisah coba sholat atau sebagainya kayak ngaji tapi tetep itu gak ngaruh tetep aja gelisah, bayangin perasaan itu datang selama 1 minggu dan itu cukup lama. Tapi setelah 1 minggu berlalu perasaan saya berubah alhamdulillah lebih baik.

Dan akhir- akhir ini saya lebih ingin berubah lagi, saya menonton acara hijrah, ada yang tau atau bahkan mungkin kalian juga suka nonton?
saya termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, di mulai dari belajar menutup aurat iya pakai hijab atau kerudung. Memang itu tidak terbiasa tapi saya coba belajar untuk selalu memakai hijab terutama saat bertemu orang yang bukan mahram. Kenapa? kan dalam al-quran juga sudah dijelaskan bahwa kewajiban seorang wanita adalah menutup auratnya.

Dari acara hijrah saya mendengar sebuah kalimat yang terlontar dari orang yang sudah berhijrah, dia bilang " karena kebaikkan apapun yang kamu lakuin misal bersedekah atau hal hal yang baik, tapi ada satu kewajiban ( tidak melaksanakan kewajiban sebagai wanita muslim yaitu pakai hijab) itu tidak akan pernah bernilai apapun." 
Saya takut sangat takut, dan saya semakin termotivasi lebih lagi. Dan saya menghapus foto- foto yang tidak menggunakan hijab mau di akun Instagram atau galeri foto sendiri saya hapus semua.

Akhir- akhir ini saya sering nonton ceramahan di youtube tau tidak Dr.Zakir Naik seorang dokter yang berasal dari India yang sudah berceramah selama kurang lebih 20 tahun dan ceramahnya itu keliling dunia.
Waktu itu pernah ke Indonesia dan ceramah di UPI
berkat ceramah Dr.Zakir Naik memotivasi yang mendengarkan bahkan sampai ada yang masuk muslim. Dan mereka yang mualaf menangis saat mengucap syahadah, lebih ke nangis terharu mereka bangga dan merasa damai ketika masuk islma. Saya mendengar itu saya malu sedih mereka yang mualaf kan mungkin agamanya masih kurang di banding saya yang sudah dari lahir menjadi muslim tapi kadang iman seorang mualaf lebih dari orang yang sudah muslim sejak lahir.

Dan ketika saya memutuskan untuk berubah dan bagaimana dengan kesukaan saya? iya Korea, ada yang bilang menyukai hal korea adalah haram. Mungkin berhubungan dengan dajjal.
iya saya akui saya adalah orang yang menyukai hal apapun yang menyangkut korea. dan mungkin jika da ada yang berceramah mengenai hal itu saya akan marah benci dan sakit hati. Kenapa? iya itu kesukaan saya apa salahnya? itu lah yang ada dipikiran saya. Tapi pelan pelan saya paham dan mengerti tidak semua apa yang saya suka dan Allah juga suka. Mungkin Allah tidak mau kalau hambanya mencintai apapun yang melebihi cintanya kepada Allah. Mungkin juga kalo saya menyukai hanya sebatas menyukai tanpa melebih- lebihkan itu wajar. Mau gak mau saya harus mengurangi sebelum saya menghayal lebih jauh lagi dan lupa pada semua kewajiban saya dan sampai lupa sama Allah. Naudzubilah.....

Dan saat ini saya belajar pelan pelan untuk tidak menyukai tapi bukan bearti benci  mungkin tidak melebihi batas wajar. Dari hal yang mudah saya banyak mengoleksi foto- foto korea dan saya hapus semuanya. Awalnya gamau tapi mau gak mau ya harus, sebelum melebihi.

Mungkin itu saja yang dapat saya cerikatan. Tidak ada unsur untuk mencari perhatian.
Semoga bermanfaat!
Terimakasih
Wassalamualaikum wr.wb